KBRI London Jemput Bola dalam Pelayanan Masyarakat
-

Dalam rangka meningkatkan pelayanan masyarakat Indonesia di Inggris serta menyambut mahasiswa-mahasiswi Indonesia yang baru tiba di Inggris, KBRI London telah mengadakan pertemuan sekaligus acara halal-bihalal dengan pelajar dan masyarakat di beberapa kota, yaitu London (3/10), Manchester (4/10), Glasgow (10/10), Newcastle (11/10), Birmingham (17/10), Leeds (18/10) dan Bournemouth (25/10).
Acara tersebut, yang dilaksanakan sepanjang bulan Oktober 2009, merupakan sebuah acara tahunan yang dilaksanakan oleh KBRI London untuk memberikan pelayanan masyarakat dan pelayanan kekonsuleran seperti lapor diri, perpanjangan paspor, pemberitahuan perpindahan alamat dan pembuatan paspor baru. Selain itu, halal-bihalal tersebut digunakan juga untuk menyambut mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang baru datang ke Inggris untuk melanjutkan studi mereka.
Dalam acara yang diadakan di kota London dan Manchester, selain pelayanan konsuler dan penyambutan mahasiswa baru, juga telah diadakan acara dialog antara pemuda dan mahasiswa dengan Deputi Mennegpora bidang Pengembangan Kepemimpinan Pemuda, Dr. Budi Setiawan. Dalam kedua kesempatan tersebut, tim Mennegpora telah memaparkan upaya Pemerintah RI dalam mengembangkan pemuda dan mahasiswa Indonesia di saat ini terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi.
Dalam kunjungan-kunjungan tersebut, pejabat KBRI London telah menyampaikan beberapa pesan antara lain bahwa peranan masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri, khususnya di Inggris Raya, sangat penting dalam rangka meningkatkan citra positif Indonesia di luar negeri. Selain itu, bagi para mahasiswa Indonesia yang sedang melakukan studinya di Inggris, mereka juga berperan sebagai duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia dan oleh karenanya berkewajiban untuk menyelesaikan studinya dengan sukses serta turut mengharumkan nama Indonesia di luar negeri.
Anggota masyarakat Indonesia serta para mahasiswa yang ikut serta dalam acara-acara tersebut menanggapi inisiatif KBRI London secara amat positif. Selain sebagai sarana untuk silaturahmi dan meningkatkan persahabatan antar warga Indonesia di Inggris, acara tersebut juga dinilai sangat bermanfaat bagi para mahasiswa dan anggota masyarakat untuk mengkonsultasikan berbagai kesulitan yang mereka hadapi di tempatnya masing-masing.
Terdapat cukup banyak pelajar dan mahasiswa yang baru datang dari Indonesia, antara lain + 50 mahasiswa baru di kota Glasgow dan sekitarnya, lebih dari 70 mahasiswa baru di Newcastle dan sekitarnya, serta sedikitnya 100 orang mahasiswa baru di daerah Manchester. Hal ini menunjukkan peningkatan minat mahasiswa dan pemuda Indonesia untuk melanjutkan studi di Inggris Raya. Secara keseluruhan, KBRI London telah memberikan pelayanan masyarakat kepada lebih dari 500 anggota masyarakat di seluruh Inggris Raya.









