INDONESIA HADIRI KONFERENSI MENGENAI PERLINDUNGAN ANAK-ANAK TERLANTAR
![]()
Dirjen Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Departemen Sosial RI, Dr. Makmur Sunusi akan hadir sebagai salah satu peserta pada konferensi yang diadakan oleh Wilton Park dengan tema “The Neglected Agenda: Protecting children without Adequate Parental Care”. Konferensi ini akan diadakan pada tanggal 30 November hingga 3 Desember 2009 di Wiston House, Inggris.
Wilton Park merupakan kepanjangan tanganKemlu Inggris sebagai pusat pemikiran yang mendiskusikan berbagai tantangan terkait kebijakan-kebijakan utama di dunia internasional.
Dibentuk pada tahun 1946, sebagai bagian dari inisiatif PM Inggris waktu itu – Winston Churcill – Wilton Park bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah Inggris dalam membantu tumbuhnya demokrasi di Jerman usai Perang Dunia II. Wilton Park mengambil nama dari Wilton Park Estate yang dijadikan pusat interogasi pada masa Perang Dunia II.
Konferensi kali ini diadakan berdasarkan pemikiran bahwa akhir-akhir ini anak-anak yang memerlukan perlindungan dari ketelantaran dan ancaman kekerasansemakin meningkat.
HIV/AIDS pandemic, konflik dan bencana alam turut meningkatkan jumlah anak-anak yatim piatu dan anak-anak yang terpisah dari orang tua mereka. Sementara itu, kemiskinan, penyakit dan kurangnya perhatian orang tua mengakibatkan ketelantaran dan abuse di rumah, dan semakin banyak anak-anak yang memilih tinggal di jalanan dimana mereka menghadapi semakin banyak lagi pelanggaran. Tidak hanya pelanggaran hak anak-anak, juga menciptakan “generasi yang hilang” yang terpinggirkan dari proses pembangunan.
Pertemuan ini akan membahas bagaimana cara terbaik bagi pemerintah, para donor dan pihak-pihak lain untuk membantu melindungi dan merawat anak-anak yang tidak mendapatkan cukup perhatian dari keluarga. Akan dilihat pula cara terbaik dan memungkinkan dalam meningkatkan ikatan keluarga serta mengembangkan bentuk alternative yang positif pada sistem perawatan dan perlindungan, mempertimbangkan perubahan politis dan kebijakan yang bagaimana yang diperlukan dalam melindungi dan merawat anak-anak yang rentan tersebut.
Selain itu, konferensi ini diharapkan dapat merumuskan cara-cara untuk mengimplementasikan UN Guidelines on the Care of Children without adequate Parental Care.









