BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami untuk Timur Indonesia
Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika resmi mencabut peringatan dini ancaman Tsunami untuk wilayah timur Indonesia. Namun, sejauh ini, di Papua, masih banyak warga setempat yang belum mengetahui pencabutan ancaman Tsunami itu.
Fauzi, Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, saat dihubungi Metro TV melalui telepon, membenarkan bahwa BMKG telah mencabut peringatan dini Tsunami untuk wilayah timur Indonesia. Keputusan itu diambil setelah melihat hasil pemantauan melalui perangkat yang dipasang di Pasifik dan sejumlah wilayah Indonesia, seperti Halmahera, Bitung, dan Papua Nugini.
"Dari situ kita mengetahui, dari Halmahera dan Bitung kita pantau tinggi Tsunami 10 centimeter, kemudian yang ada di Papua Nugini setinggi 40 centimeter," jelas Fauzi.
Dari hasil pemantauan itu hingga sekarang, Tsunami tak meninggi lagi. Dengan begitu, BKMG meyakini ancaman Tsunami tak berbahaya lagi. Dengan kondisi tersebut, Fauzi memerkirakan ketinggian Tsunami setibanya di Papua, tidak akan lebih dari 4 meter. Sejauh ini, hasil itu diperoleh dari pemantauan perangkat yang bekerja dengan baik.
Di bagian lain, pemantauan Metro TV di Papua, banyak warga yang belum mengetahui adanya pencabutan peringatan dini Tsunami. Menurut Fauzi, melalui pemerintah daerah masing-masing, pencabutan peringatan dini Tsunani disosialisasikan melalui media radio.(DSY)









