Penampilan Perdana Produk Makanan dan Minuman Indonesia di World
Food Market 2007 London, 21-11 November 2007
Dalam rangka membuka peluang ekspor produk makanan dan minuman ke Inggris, untuk pertama kalinya perusahaan-perusahaan Indonesia telah berpartisipasi dalam the 22nd World Food Market yang diselenggarakan pada tanggal 21 – 22 Nopember 2007 bertempat di gedung Excell, London. Para produsen Indonesia yang mewakili 10 perusahaan dan memfokuskan perhatian pada pasar ethnic and speciality food menempati stand C 5 seluas 54 m².
Perusahaan-perusahaan produk makanan dan minuman Indonesia tersebut menampilkan produk seperti kopi, teh, krupuk, saos, bumbu-bumbu,kue lapis, jam, nata de coco, buah-buahan kering, buah-buahan dalam kaleng, escargot, produk confecionary serta food supplement.
World Food Market merupakan kegiatan Trade Fair yang terbesar di Eropa untuk ethnic and speciality food industry yang setiap tahun dikunjungi oleh lebih dari 3000 pembeli dari kalangan pelaku food service, retail and catering.
Partisipasi para produsen makanan dan minuman Indonesia dalam WFM 2007 memperoleh sambutan yang sangat baik dari para pengunjung pameran. Hingga pameran ditutup, pengunjung yang menunjukkan minatnya untuk mengimpor produk Indonesia menunjukkan jumlah yang sangat baik. Turut mendampingi para produsen Indonesia dalam pameran adalah Bapak Djamian Lumban Gaol dari Badan Promosi Ekspor Nasional Departemen Perdagangan RI.
Dalam rangka mengoptimalkan kehadiran para produsen Indonesia di Inggris, KBRI London telah memfasilitasi penyelenggaraan briefing dari pihak-pihak yang terkait dengan impor makanan dan minuman Inggris. Dalam acara yang berlangsung di KBRI tersebut Mr. Mark Ball (Head of Imported Food Branch, Food Standard Agency) memberikan paparan mengenai Imported Food Control, dan Dr. David Brackston (Senior Technical Services Manager, British Retail Consortium memberikan penjelasan mengenai British Retail Consorcium Certificate. (Hus/KP)
London, 25 Nopember 2007