| home | news |

SIARAN PERS

Menteri Luar Negeri hari ini menerima Rekomendasi Indonesia-UK Islamic Advisory Group (IUIAG) yang diserahkan oleh Prof. Dr. Azyumardi Azra dan Dr. Musharaf Hussain bertempat di Gedung Pancasila, Deplu.

Rekomendasi tersebut merupakan hasil pertemuan kedua IUIAG di Jakarta dan memiliki arti penting karena terdiri dari usulan program yang konkrit, rinci dan dapat segera diimplementasikan oleh Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris.

Tiga program yang menjadi fokus rekomendasi adalah pertukaran Imam dan akademisi agama; program sekolah kembar; pembangunan kapasitas untuk dialog lintas agama. Seluruh program diusahakan memiliki basis masyarakat, dapat mengembangkan jejaring antar komunitas and memiliki perspektif jangka panjang.  Diharapkan melalui implementasi kegiatan-kegiatan tersebut akan terbangun hubungan antar masyarakat dan integrasi yang lebih harmonis, pertukaran pengalaman dan budaya, serta saling pengertian yang lebih baik pada tingkat akar rumput. 

IUIAG adalah Komite yang dibentuk berdasarkan kesepakatan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan PM Inggris Tony Blair bulan Maret 2006. Menteri Luar Negeri Indonesia dan Menteri Luar Negeri Inggris kemudian meluncurkan Komite ini secara resmi pada tanggal 31 Januari 2007 di London, dengan mandat untuk mempromosikan Islam sebagai agama yang damai, toleran dan rahmatan lil’alamin. Selain itu, Komite ini juga diberi mandat untuk mempromosikan saling pengertian yang lebih baik antara Islam dan Barat.

Selain pertemuan secara langsung, para anggota IUIAG juga berdiskusi dan membahas elemen-elemen rekomendasi serta rencana program yang akan dilaksanakan melalui empat (4) kali video-teleconference antara anggota IUIAG di Jakarta dan London.

Selama berada di Jakarta tanggal 13-15 Juni 2007, para anggota IUIAG telah diterima oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan berkunjung ke beberapa institusi Islam di Jakarta.  Kunjungan dilakukan ke Pondok Pesantren Darunnajah, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI), PP Muhammadiyah, dan PB Nahdlatul Ulama. Para anggota IUIAG juga telah bertemu dengan Menteri Agama dan Menteri Luar Negeri dan berdiskusi mengenai perkembangan penyusunan rekomendasi serta program-program yang akan diharapkan dari Komite ini.

IUIAG terdiri dari 14 tokoh agama Islam dari Indonesia dan Inggris. Tujuh orang tokoh agama Islam dari Indonesia adalah Prof. Dr. Azyumardi Azra (Ketua), KH. Hasyim Muzadi, Prof. Dr. Din Syamsuddin, Dr. Nazaruddin Umar, Dr. Marwah Daud Ibrahim, Yenny Zanuba Wahid, dan Abdul Mu’ti. Sementara tujuh orang tokoh agama Islam dari Inggris adalah Dr. Musharaf Hussain (Ketua), Shaykh Muhammad Bilal Abdallah, Asim Siddiqui, Moulana Shahid Raza, Mishal Husain, Sabira Lakha dan Yusuf Islam.

Jakarta, 15 Juni 2007