| home | news |



KBRI LONDON ADAKAN LUNCHEON UNTUK DUKUNG
PENCALONAN INDONESIA DI IMO

 

Dalam rangka penggalangan dukungan bagi pencalonan kembali Indonesia sebagai anggota Dewan International Maritime Organisation (IMO) Kategori C periode 2009 - 2011, KBRI London telah menyelenggarakan jamuan makan siang dengan beberapa negara anggota IMO yang tergabung dalam regional grouping yaitu luncheon dengan negara-negara Asia – Pasifik pada tanggal 15 Oktober 2009 dan luncheon dengan negara-negara Afrika – Timur Tengah pada tanggal 22 Oktober 2009.

Kedua luncheon tersebut diadakan di kediaman Duta Besar RI, Wisma Nusantara dengan Duta Besar RI, Yuri O. Thamrin bertindak selaku tuan rumah.

Acara luncheon dengan negara-negara Asia-Pasifik dihadiri oleh 18 pejabat perwakilan dari  Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Korea Selatan, Jepang, China, Papua New Guinea, India, Cook Islands, Myanmar, dan Vietnam. Sedangkan untuk acara luncheon dengan negara-negara Afrika – Timur Tengah dihadiri oleh 20 pejabat perwakilan dari Iraq, Afrika Selatan, Mozambique, Liberia, Nigeria, Sudan, Bahrain, Kuwait, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Tunisia, Ethiopia, Syria, Senegal, Sierra Leon, Algeria, Qatar, Angola dan Uganda.   

Pada sambutannya dalam kedua acara luncheon tersebut, Dubes RI menyampaikan pencalonan Pemri pada Dewan IMO Kategori C dan komitmen kuat Indonesia untuk secara aktif memberikan kontribusi positifnya terhadap kegiatan IMO, utamanya dalam meningkatkan maritime security, safety of international shipping serta protection of maritime environment.   Selain itu, sebagai sebuah negara kepulauan, dan letaknya yang sangat strategis sebagai jalur pelayaran internasional yang penting, Indonesia memiliki kepentingan yang besar terhadap kegiatan yang dimotori oleh  IMO terutama untuk menjaga keamanan wilayah serta meningkatkan kerjasama di bidang keamanan laut untuk mendukung kelancaran perdagangan internasional. Untuk itu, pada kesempatan tersebut Dubes RI menyampaikan kembali permintaan dukungan bagi pencalonan kembali Indonesia pada Dewan IMO Kategori C dan  mengharapkan dukungan dari negara-negara anggota IMO lainnya dan juga menekankan kesediaan   Pemri untuk pengaturan saling dukung antara pencalonan Indonesia tersebut dengan pencalonan negara lain pada pemilihan anggota Dewan IMO maupun pada organisasi internasional lainnya.

Acara jamuan makan siang berjalan lancar dan dalam suasana yang akrab. Pada acara jamuan makan siang tersebut, selain disajikan hidangan khas Indonesia, juga dimeriahkan dengan hiburan musik dan vocal group yang membawakan lagu-lagu daerah Indonesia dan beberapa lagu dari negara yang hadir pada acara tersebut, seperti lagu-lagu dari Korea dan Afrika Selatan.

International Maritime Organization adalah sebuah badan khusus dibawah PBB yang beranggotakan 169 negara dan memiliki tugas utama untuk membuat dan mengawasi pelaksanaan peraturan internasional yang menyangkut pelayaran internasional termasuk hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim, hukum, kerjasama teknis, keamanan maritim, dan peningkatan efisiensi pelayaran internasional.