Relief effort

Tindakan Pemri : Rencana Bakornas PBP

  1. Penanganan Kedaruratan yang sedang dilakukan antara lain : SAR, evakuasi, sandang, pangan, hunian sementara dan kesehatan, dilakukan oleh instansi terkait termasuk PMI.
  2. Selanjutnya Bakornas akan melaksanakan langkah-langkah:
  3. Inventarisasi jenis kerusakan sarana dan prasarana serta upaya menormalisasikan fungsinya
  4. Mendata jumlah pengungsi dan kebutuhannya, serta mengirimkan bantuan sosial.
  5. Inventarisasi kebutuhan obat-obatan dan tenaga medis/paramedis, serta mengirimkan Rumah Sakit Lapangan.
  6. Evakuasi 200 pasien ke RS di Semarang dan Surabaya.
  7. Pengiriman 10.000 tenda keluarga dari Medan, 1.200 unit veltbed, 100 tenda pleton dan 20.000 paket makanan melalui koordinasi transportasi.
  8. Monitoring Bantuan luar negeri.
  9. Koordinasi pelaksanaan SAR dan pengerahan sarana heli SAR untuk evakuasi.
  10. Koordinasi kelistrikan,penyediaan BBM,transportasi.
  11. Monitoring kegempaan dan sosialisasi kebencanaan Geologi

Tindakan Pemri : Penanganan di Lapangan

  1. Koordinasi Pem Pusat (Bakornas PBP) dengan Pemprov DIY.
  2. Departemen Sosial pada tanggal 29 Mei 2006 telah mengirimkan bahan makanan sebagai bantuan darurat ke Yogyakarta seperti beras sebanyak 375 ton dan mie instant sebanyak 8.500 dos atau 340.000 bungkus, sedangkan Jawa tengah, beras sebanyak 100 ton dan mie instant 2.500 dos atau 100.000 bungkus
  3. Depkeu telah cairkan dana RP. 50 Milyar untuk tanggap darurat.
  4. Pengiriman 2000 personil TNI angkatan darat untuk membantu korban Gempa.
  5. Mabel Polri kirim 126 dokter untuk Korban Gempa.
  6. Bandara Udara Adi Sucipto telah diaktifkan kembali, namun hanya bisa didarati pesawat jenis Boeing 737, MD-82, MD-83 dan Hercules.
  7. Pendirian Posko-posko dan dapur umum
  8. Pemprov DIY menggunakan Kompleks Kepatihan sebagai pusat distribusi bantuan.
  9. Palang Merah Indonesia melaksanakan donor darah untuk memenuhi kebutuhan transfusi darah di yogya yang mencapai 200-250 kantong perhari dan
  10. TNI kerahkan 6 Helikopter Bell untuk keperluan bantuan Logistik ke wilayah Gempa.
  11. Presiden untuk sementara akan berkantor di Gedung Agung Yogyakarta agar secara langsung dapat memantau perkembangan penanganan Gempa Bumi.
  12. PLN berupaya untuk melakukan normalisasi aliran listrik di semua daerah dan akan mempermudah pemasangan ulang instalasi listrik bagi korban gempa
  13. Penertiban pembukaan rekening media massa dan organisasi yang membantu korban gempa dalam rangka akuntabilitas
  14. dana masyarakat.
  15. Wakil Presiden Yusuf Kalla mengatakan, proses rekonstruksi terhadap tempat tinggal warga yang rusak akibat diguncang gempa bumi tektonik pada Sabtu (27/5) lalu, akan dimulai minggu depan.
  16. Meneg Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengatakan, pemerintah akan menolak segala bentuk tawaran pinjaman luar negeri untuk membantu korban bencana gempa bumi di Yogyakarta dan Jawa Tengah
  17. l

Tindakan Pemri : Perbaikan Tempat Tinggal

  1. Pemri Persiapkan anggaran 1,1 Triliun rupiah (123 Juta USD) untuk pembangunan kembali dan perbaikan rumah yang rusak.
  2. Dana tersebut akan dibagi secara tunai 30 juta untuk rumah yang rusak berat dan 10 juta untuk yang rusak ringan.

Bantuan Pemerintah Inggris dan Irlandia

  • UK mempersiapkan 4 juta poundsterling untuk bantuan
  • Irlandia USD 1,5 juta

 

 

 

 

Info

Indonesian Embassy info

 

 

 

Copyright © 2006 Indonesian Embassy London, United Kingdom
This site is designed and maintained by the Information Section